Pengguna Whatsapp tembus ke Angka dua miliar

1

Pengguna Whatsapp tembus ke Angka dua miliar

Hymar – Pengguna WhatsApp tembus ke angka dua miliar pengguna secara global. Hal itu diumumkan WhatsApp melalui blog resminya. Sayangnya, WhatsApp tidak menjabarkan lebih detail mengenai pertumbuhan penggunanya. Tidak disebutkan pula proporsi wilayah mana yang paling banyak menggunakan WhatsApp.

Menurut laporan dari App Annie, WhatsApp menjadi aplikasi pesan instan paling populer di seluruh dunia berdasarkan jumlah pengguna aktif bulanan (monthly active user/MUA) pada tahun 2019. Namun bukan berarti WhatsApp populer di setiap negara. Di Amerika Serikat misalnya, banyak pengguna yang menggunakan aplikasi pesan instan lain, seperti iMessage Apple.

Dalam keterangan resminya, secara implisit WhatsApp juga menyinggung soal kampanye anti- enkripsi di beberapa negara. Salah satunya adalah Australia yang menyiapkan undang-undang anti-enkripsi.

Dihimpun dari The Guardian, undang-undang itu mengatur bahwa perusahaan teknologi harus membantu penegak hukum jika diminta untuk membuka data, bahkan data yang dienkripsi. Di beberapa kesempatan WhatsApp selalu mengagungkan sistem enkripsi end-to-end yang digunakan sebagai prinsip platform.

Dengan sistem ini, mereka mengklaim tidak ada pihak ketiga yang bisa membaca pesan kecuali si penerima dan pengirim, termasuk pihak WhatsApp sendiri. ” Enkripsi yang kuat adalah keniscayaan di kehidupan modern. Kami tidak akan berkompromi pada keamanan karena hal itu akan membuat orang menjadi tidak aman,” tulis WhatsApp dalam blog resminya.

WhatsApp mengatakan bekerja sama dengan ahli keamanan dan menerapkan teknologi canggih untuk menghentikan penyalahgunaan platform. Mereka juga menambahkan berbagai fitur untuk mengontrol dan melaporkan masalah tanpa harus menyalahi privasi pengguna.

WhatsApp didirikan untuk menciptakan layanan yang sederhana, terpercaya, dan privat. Hari ini kami masih menggunakan komitmen yang sama, untuk membantu menghubungkan dunia secara privat dan melindungi komunikasi personal bagi dua miliar pengguna kami,” begitu isi keterangan resmi WhatsApp.

Fitur Whatsapp

Mode Gelap Bisa dikatakan, dua tahun belakangan mode gelap atau dark mode kian naik daun dan telah hadir lebih dulu di beberapa aplikasi. Di Instagram misalnya, mode gelap langsung mendapat sambutan hangat dari penggunanya begitu dirilis secara publik.

Hapus Pesan Rahasia Otomatis Fitur ini kemungkinan besar akan menjadi favorit, terutama bagi mereka yang menjunjung tinggi privasi. Mulanya, fitur ini akan diberi nama Disappearing Messages, namun dalam pengembangannya, kini fitur tersebut kabarnya berubah nama menjadi Delete Messages.

Iklan di Status WhatsApp Dalam acara Facebook Marketing Summit (FMS) 2019 di Berlin, Jerman beberapa waktu lalu, Facebook mengatakan akan menyisipkan iklan di WhatsApp Status atau sering juga disebut WhatsApp Stories. Nantinya, iklan akan terselip di antara WhatsApp Status.

Dukungan Sistem Operasi Pengguna smartphone jadul agaknya perlu segera mengecek versi sistem operasi di ponselnya. Sebab, mulai tahun depan, WhatsApp akan menghentikan dukungan untuk Android dan iOS versi lawas.

Reverse Image Search Fitur terakhir yang kabarnya akan dirilis WhatsApp tahun depan adalah Reverse Image Search.

Nah inilah pengguna whatsapp tembus ke angka dua miliar karena fitur keamanan dan fitur baru yang canggih untuk kita berkomunikasi dengan orang lain.

Baca juga : WhatsApp Bisa Mode Gelap

admin

One thought on “Pengguna Whatsapp tembus ke Angka dua miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tutup Pekan, Rupiah Menguat ke Rp13.693 per Dolar AS

Fri Feb 14 , 2020
Nilai tukar rupiah berada di Rp13.693 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat (14/2) sore. Posisi tersebut menguat tipis sebesar 0,01 persen dibandingkan nilai pada penutupan perdagangan pada Kamis (13/2). Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp13.707 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Kamis […]
Tutup Pekan, Rupiah Menguat ke Rp13.693 per Dolar AS