DJSN Ingatkan Peralihan Program Pensiun Taspen-Asabri ke BPJS

DJSN Ingatkan Peralihan Program Pensiun Taspen-Asabri ke BPJS

Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Indra Budi Sumantoro mengingatkan program pensiun PNS, anggota TNI dan Polri, yang dikelola PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero) akan beralih ke BPJamsostek. Peralihan program pensiun sesuai amanat Undang-undang Nomor 40 Tahun 2020 dan UU 24/2011.

Masing-masing UU menjelaskan mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Dalam pasal 65 ayat 1 UU 24/2011, Taspen dan Asabri harus menyelesaikan peta jalan transformasi paling lambat 2014. Kemudian, pengalihan keduanya dilaksanakan pada 2029 mendatang.

Itu artinya, dalam waktu 9 tahun ke depan, program pensiun PNS, anggota TNI dan Polri sudah semestinya dikelola oleh BPJamsostek.


Indra memastikan peralihan program pensiun tidak akan menurunkan manfaat yang diterima peserta masing-masing lembaga.

Peralihan, sambung dia, hanya untuk program Tabungan Hari Tua (THT) dan pensiun, sesuai UU SJSN. Selanjutnya, program yang tidak sesuai akan tetap dikelola oleh dua lembaga, yakni Taspen dan Asabri.

Dengan demikian, ia menegaskan peralihan program pensiun bukan lah peleburan atau penggabungan perusahaan ke BPJamsostek.

“Jadi bukan peleburan atau penggabungan, hanya pengalihan program pembayaran THT dan pensiun,” ujarnya, Jumat (21/2).

Indra juga memastikan tidak akan ada kehilangan manfaat tambahan, seperti tunjangan istri dan suami, anak, uang tunjangan hari raya, uang duka, dan sebagainya.

Pasalnya, tunjangan tersebut bukan merupakan bagian langsung dari manfaat pensiun, namun tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dijamin oleh negara.

“Jadi bukan manfaat pensiun sebetulnya, tapi langsung dari APBN diberikan dalam konteks tunjangan,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Kemenkeu Didik Kusnaini memastikan hal serupa. Ia menuturkan pemerintah tengah mempersiapkan peta jalan (road map) pengalihan program tersebut.

Peta jalan tersebut yang akan menjadi acuan dalam pengalihan program pembayaran THT dan pensiun dari Taspen dan Asabri ke BPJamsostek.

“Kalau turun pasti digugat dan penggugatnya pasti menang karena ada penurunan manfaat, dari sisi manapun tidak boleh merugikan peserta,” katanya. (ulf/bir)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Valve DotA Underlords memiliki update baru untuk yang peluncuran penuh

Sat Feb 22 , 2020
Beta Season akan berakhir, dan Season 1 akan segera dimulai. DotA Underlords, Valve Auto-battler permainan, akan meninggalkan akses awal pada 25 Februari. Dalam persiapan untuk transisi dari beta Season untuk peluncuran penuh, Valve membuat beberapa pengumuman tentang hal yang akan tetap sama dan berubah. Peringkat pemain Beta akan mengalami reset […]