Demi Jaga Kesehatan, Milenial Harus Pintar-Pintar Pilih Makanan

Mudahnya akses jajanan dan makanan siap saji di area perkotaan membuat semua orang terutama generasi milenial harus waspada. Mereka diharapkan bisa pintar memilih dan mengonsumsi makanan sehat.

Berbagai makanan yang tersedia di pinggir jalan maupun pesan antar makanan secara daring dengan harga terjangkau dan beragam bisa diperoleh.

“Namun, tingkat kesadaran generasi muda untuk mengonsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi masih kurang,” kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito.

“Karena itulah, kami menjalankan misi untuk mengedukasi generasi milenial dan pelaku usaha pangan, khususnya Pedagang Kaki Lima (PKL). Tujuannya meningkatkan kesadaran mereka tentang diet sehat yang terkait dengan makanan jalanan,” sambungnya.

Kampanye Keamanan Pangan

Inspirasi dan wawasan kepada generasi milenial untuk mengonsumsi makanan aman, bermutu, dan bergizi sangat dibutuhkan. Upaya ini didukung kampanye keamanan pangan kepada masyarakat.

“Buat generasi milenial dan PKL, kampanye keamanan pangan diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menyiapkan dan mengonsumsi makanan yang aman, bermutu, dan bergizi dalam rangka mewujudkan #zerohunger world (dunia tanpa kelaparan),” Penny menegaskan.

Saya mengajak semua pihak untuk bersinergi mengawal keamanan pangan di Indonesia. Misal, pembinaan dan pengawasan.”

Para generasi milenial, lanjut Penny, juga harus aktif untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan terdepan dengan tingkat keamanan pangan yang unggul.

Pangan yang Bergizi dan Sehat

Penny menambahkan, saat ini kita dituntut mampu mempromosikan aksi melawan kelaparan di seluruh dunia, memastikan keamanan pangan serta pola hidup dengan pangan yang bergizi dan sehat untuk seluruh penduduk di dunia.

Faktor utama penyebab penyakit dan kematian di seluruh dunia bermula dari kebiasaan pola pangan yang tidak sehat dan gaya hidup yang kurang aktif. Dari data resmi Food and Agriculture Organization (FAO), kebiasaan ini telah menjadi faktor pembunuh dan disabilitas nomor 1 di dunia.

“Selain itu, fenomena kekurangan gizi dan kelebihan gizi serta obesitas sering terjadi bersamaan, baik di negara maju maupun negara berkembang,” ujar Penny.

Diperkirakan lebih dari 670 juta orang dewasa dan 120 juta anak (519 tahun) perempuan dan laki-laki di dunia mengalami obesitas. Lalu, lebih dari 40 juta anak balita kelebihan berat badan. Lebih dari 820 juta orang menderita kelaparan,” tandasnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Menguak Potensi Ekstrak Cranberry untuk Menjaga Kesehatan Saluran Kemih

Mon Nov 18 , 2019
Cranberry, buah kecil berwarna merah ini disebut-sebut mampu mencegah infeksi saluran kemih (ISK). Hal ini lantaran kandungan antioksidan di dalamnya yang mampu menangkal penyebaran infeksi bakteri pada dinding kemih. Benarkah demikian? Apa itu ISK dan siapa saja yang berisiko? Cranberry disebut-sebut dapat mencegah terjadinya infeksi saluran kemih, terutama pada perempuan. […]
Menguak Potensi Ekstrak Cranberry untuk Menjaga Kesehatan Saluran Kemih