BPJS Defisit, Iuran BPJS Kesehatan mengalami kenaikan mulai 1 Januari 2020.

BPJS kesehatan yang di kenal dengan Jaminan Kesehatan Jakarta setiap tahun mengalami defisit yang terus meningkat, dan di akhir tahun ini BPJS mengalami depisit dengan taksiran sekitar Rp. 32,8 triliun.

Pemerintah pun mengupayakan untuk menyelesaikan masalah defisit tersebut dengan menaikkan iuran peserta BPJS hingga dua kali lipat yang akan di lakukan oleh Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan Indonesia. Iuran BPJS kesehatan terakhir kali mengalami kenaikan sejak tahun 2016 lalu, dan dalam pasal 16i Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan di sebutkan bahwa kenaikan iuran merupakan kewajiban yang perlu di lakukan dalam dua tahun sekali.

Saat ini jumlah perserta BPJS kesehatan sebanyak 225 juta jiwa dan terus bertambah dengan 92 juta jiwa diantaranya merupakan peserta non PBI, peserta non PBI terdiri dari Peserta Penerima Upah (PPU) Pemerintah, PPU Badan Usaha, Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Peserta non PBI ini terbanyak dari Badan Usaha atau yang di sebut karyawan, dimaa BPJS kesehatan karyawan sebesar 5 persen dari gaji pokok, dengan rincian 4 persen di bayar perusahaan dan 1 persen dari karyawan.

Mengenai Peraturan Presiden tersebut, akan kenaikan iuran BPJS kesehatan sedang di ajukan oleh Wakil Menteri Keuangan Indonesia kita Mardiasmo kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang akan segera di tandatangani, dan Pemerintah menegaskan penyesuaian iuran BPJS kesehatan untuk seluruh kelas dan kelompok tetap naik pada 1 Januari 2020.

Sri Mulyani telah mengusulkan kenaikan iuran BPJS JKN sebesar 2x lipat dan Mardiasmo mengatakan untuk kenaikan itu hanya berlaku untuk kelas I dan II,dimana iuran untuk kelas I dan II menjadi Rp.160.000 dan Rp.110.000, dimana sebelumnya iuran dari Kelas I dan II sebesar Rp.80.000 dan Rp.50.000. Untuk kelas III masih ditunda setelah komisi IX dan XI DPR menolak usulan itu. Sementara untuk peserta JKN mandiri Kelas III menjadi sebesar Rp.42.000 yang sebelumnya sebesar Rp.25.500 sebulan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

6 Manfaat Dari Bawang Putih Tunggal

Tue Sep 3 , 2019
Bawang putih tunggal adalah bawang putih yang tidak ada teman dalam satu wadah kulit bawang putih. Jenis yang satu ini biasa disebut bawang putih tunggal. Seperti bawang putih lain nya, ia juga mengandung minyak astiri, senyawa allicin dan masih banyak lainnya. Berbeda dengan bawang putih pada umumnya yang sering di […]
6 Manfaat Dari Bawang Putih Tunggal